0

Fast-Paced Cartoons: ‘Ancaman’ yang tak disadari

Apakah itu fast-paced cartoons? Aku agak-agak bingung menerjemahkannya, tapi secara kasual dapat kita artikan sebagai tayangan-tayangan kartun yang menampilkan adegan-adegan yang begitu cepat berganti. Beberapa tahun terakhir topik tentang ini menghangat karena fast-paced cartoon ditengarai menjadi salah satu penyebab masalah konsentrasi dan masalah belajar lainnya pada anak-anak.

Memang efek buruk TV bukanlah hal baru. Banyak di antara kita, khususnya orang tua, yang ‘lupa’ bahwa interaksi yang dipelajari oleh anak utamanya adalah dengan manusia dan lingkungannya, bukan dengan TV. Terlebih lagi, sekarang kalau anak-anak menonton TV dengan tenang orang tuanya pun ikutan happy karena menjadi semacam ‘bebas tugas’. Bahkan yang lebih memprihatinkan, banyak orang tua yang bangga saat anak-anaknya mampu menirukan adegan ‘absurd‘ di TV. Continue reading

Advertisements
2

Menyapih Si Raja

Ini sudah hari ke-4 Raja tidak ‘mimik‘. Agak telat sebenarnya, usianya sekarang sudah memasuki bulan ke-29 (2 tahun 5 bulan). Sebenarnya usaha-usaha ke arah penyapihan pun bukan hanya sekarang-sekarang saja dilakukan. Sejak sebelum usia 2 tahun dia sudah kuberikan ‘early warning‘, tapi memang belum berhasil.

Proses penyapihan ini jadi benar-benar membuat yakin bahwa tiap anak memiliki waktu kesiapan yang berbeda-beda. Kalau dulu, permintaan Raja untuk menyusu sangat tidak bisa ditolak. Dia akan memaksa untuk mendapatkan apa maunya. Sempat kehabisan akal juga, dan akhirnya pasrah dengan harapan dia akan ‘emoh‘ dengan sendirinya. ditunggu dan ditunggu, si ‘emoh‘ tak kunjung muncul. Ya sudah, akhirnya jadi berpikir 2 kali deh untuk pasrah hehehe… Continue reading

2

Mengenalkan uang pada anak

Beberapa hari yang lalu ada “Market Day” di sekolahan Raja. Jadi acaranya hari itu adalah pengenalan konsep trading. Ada mesin ATM bo’ong2an, plus uang2an yang bisa ditukarkan dengan barang (makanan, alat tulis, & mainan). Dari sana jadi muncul pertanyaan “Gimana ya caranya mengenalkan uang pada anak?”. Browsing-browsing di berbagai situs finance, alhasil ketemu catatan-catatan menarik dari Ligwina Hananto dan artikel2 di Forbes. Aku rangkum sedikit, siapa tau berguna. 🙂

—–

Kids & Money

Usia berapa anak perlu diajarkan tentang uang? Kecil-kecil diajak untuk ‘melek’ duit? Yang bener? Yep! Gak sedikit lho bocah umur 2 tahun-an yang belum apa-apa sudah teriak-teriak “Mama, minta duit!” sambil menyodorkan tangan… :p Kalau diajarin dari kecil, apa nanti gak bikin mereka jadi ‘mata duitan’? ya makanya DIAJARI. Bukan dibiarkan mereka memiliki pemahaman yang salah. 🙂 Continue reading