Tag Archives: Yogyakarta

Tedhak Siten

Tedhak Siten

Emang dasar maminya doyan dengan acara-acara semacam ini, jadilah tedhak siten-nya Raja pun diacarain. Menurut budaya di beberapa daerah di Indonesia (gak cuma Jawa lho), setelah usia selapanan ke-7 (kira-kira menjelang umur 8 bulan) bayi-bayi mulai boleh dilatih untuk berdiri dan berjalan atau istilahnya ‘turun tanah’. Nah karena kebetulan April ini ada libur panjang dan aku diizinkan untuk ambil cuti 2 hari, maka kami sekeluarga langsung berangkat ke Jogja dan bikin acara di sana.

Dari penjelasan si mas MC, tedhak siten itu adalah ritual yang secara simbolik menggambarkan kesiapan anak untuk menapaki kehidupan yang penuh dengan rintangan dan hambatan. Di awal acara anak akan dituntun untuk menapak di atas 7 macam jadah yg dibuat 7 warna dan disusun dari gelap ke terang. Maknanya adalah bahwa seberat apapun masalah yang dihadapi, insyaAllah ada titik terangnya. Setelah melewati jadah, anak dituntun untuk menapaki tangga Arjuna yang terbuat dari tebu ireng (tebu Arjuna). Setelah naik-turun tangga, anak akan menginjak onggokan pasir dan ‘eker-ekeran‘ di sana (seperti ayam lagi mencari makan gitu). Maknanya adalah kelak si anak akan mengarungi naik-turunnya hidup dalam mencari penghidupan.  Read the rest of this entry

UGM Mandiri Jazz 2009 with Java Jazz

UGM Mandiri Jazz 2009 with Java Jazz

Last night’s jazz music concert still brought the ambiance of UGM’s 60th anniversary (19 December 2009), since the last orchestra show. Happy I could see the show last night!!! ;)

The performers:

  • Barry Likumahuwa Project
  • Benny Likumahuwa
  • Ello
  • Bertha
  • Syaharani
  • Java Jazz

Check these pictures to see how spectacular it was! Read the rest of this entry

Arapaima ‘Paimo’ gigas

Arapaima ‘Paimo’ gigas

The Arapaima is one of the largest freshwater fishes. Their habitat is in American tropical river, Amazon. Arapaima can reach lengths of more than 2 m, in some exceptional cases even more than 2.5 m and over 100 kg (WOW!!!). These 5 year-old Arapaimas in pictures and video below belong to a collector living in Monomartani, Yogyakarta. The largest of these two reaches more than 2.3 m long and weighs about 130 kg. They eat fishes, chickens, or meats everyday and they create a ‘popping’ sound when they catch their meals (it’s more than just a popping sound actually…). This kind of fish is one of the most expensive fishes. A baby Arapaimas might costs more than IDR 8 million in Indonesia. I wonder how they could arrived in Indonesia… is it legal animal trading…? Hmmmmm…………………. Read the rest of this entry

Nyi Hiromi Kano

Nyi Hiromi Kano

This is a video I uploaded to Youtube this morning. This is the voice of Hiromi Kano, Japanese who sang Javanese song (nyinden). She had learnt for years from some popular Javanese artist. This voice was taken when I was attending Japan Edu-Cultural Week, 13 November 2009, at UC-UGM Yogyakarta. Check this out!

Amazing!!! ;)

Image was taken from here.

More about Hiromi Kano, log on to here and here.

*Sori suaranya agak2 gak jelas, soalnya direkam pake hempon,,

Read the rest of this entry

Tentang Pak Sumringah dan Bu Legi

Tentang Pak Sumringah dan Bu Legi

Kemarin aku pulang ke kos naik bis dari kampus. Jogja panasnya luar biasa, udaranya lembab bikin gerah. Tapi berada di luar rumah tetap paling menyenangkan buatku, karena kalo di kamar terus makin kerasa pengapnya.

Aku naik bis jalur 7, seperti biasanya. Sebenarnya bisa naik jalur berapa aja, tapi jalur 7 yang paling dekat. Sepanjang pengalamanku naik bis reguler (non-TransJogja) di Jogja, bis yang paling ‘berdinamika’ itu memang bis jalur 7. Isinya rata2 mahasiswa. Entah karena itu juga, copetnya pun lebih banyak dibandingkan bis2 lainnya. Mungkin mereka berpikir mahasiswa itu bawa uang banyak dan gadget-nya macam2, mulai dari handphone, i-pod ataupun mp3 player buatan Cina yang menyerupainya, laptop, dll. Dalam satu bis aja bisa lebih dari 3 orang copet!!! Entah mereka temenan ato kebetulan aja barengan. Read the rest of this entry

World Peace Orchestra @UGM Yogyakarta

World Peace Orchestra @UGM Yogyakarta

Celebrating it’s 60th anniversary, Universitas Gadjah Mada (UGM) held a musical concert by World Peace Orchestra. World Peace Orchestra is a musical group conducted by Dwiki Dharmawan. They combined various kind of traditional music instruments in the style of orchestra. I was so excited to attend the show, even since the day before. Fortunately I got the ticket!!! *many pepople said it was SOLD OUT*.

On last night’s event, UGM campaigned “Vote Komodo for the New 7 Wonders”. Rector of the university, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng, Ph.D, symbolically voted  for it by clicking on the link after the clip of Komodo Island profile. Read the rest of this entry