Beberapa hari ini aku agak uring2an. Kepala rasanya panas & penuh. Mungkin karena terlalu lelah juga, jadinya malah terlalu mudah marah, terlalu mudah kecewa, terlalu mudah sedih… yg pasti energi2 negatif terlalu mudah bersarang di kepalaku. Salahku juga, pekerjaan kubiarkan tertunda. Giliran aku dikejar2 deadline yg ada malah uring2an.
Kemarin itu maksud hati kepingin curhat & manja2an dgn salah satu orang terdekatku. Tapi bukannya mendapat rayuan maut, yang ada malah aku diceramahi. Diajak ‘mikir’ pula. Padahal jelas2 aku sudah bilang kalo aku sedang lelah otak, tak sanggup berpikir. Sudah beberapa orang pun yg jadi sasaranku. Bukan strategi coping yang efektif memang, tapi begitulah yang terjadi kalo aku sedang stres. Rencana awal untuk ‘kencan’ via telpon pun berantakan. Aq malah menghabiskan malam dengan menangis-nangis tak jelas sampai ketiduran. Read the rest of this entry




. It’s never too late for floating up that kind of issue,, even Mariah carey’s last 2 albums is titled with the word “Emancipation” (just check it in disc retailers…)
. Talking about emancipation, it’s also deeply related to gender perspective. In our country, gender perspective has been influenced by patriarch culture.