Tag Archives: LDR

Long Distance Relationship (part 2)

Long Distance Relationship (part 2)

Kalau sebelumnya aku bercerita bagaimana aku menjalani dan mempertahankan LDR (Long Distance Relationship), maka kali ini aku ingin menceritakan KEUNTUNGAN yang kurasakan selama ber-LDR.

  • Kalau kami gak LDR, tesisku gak selesai2! Yeaaahhh… bayangkan aja kalo kami satu kota, pasti tiap hari kerjanya jalan2. Tesis pasti terbengkalai dooooonnnggg. Read the rest of this entry

Long Distance Relationship (part 1)

Long Distance Relationship (part 1)

Satu hal yang paling kubenci selama ber-relationship dengan pacarku yang sekarang adalah LDR (Long Distance Relationship). Aaaaggghhhh!!! Pernahkah kamu benar2 ingin bertemu seseorang tapi sulitnya setengah mati karena berjauhan??? Pernahkah kamu amat sangat kangen sekali tapi dia gak ada di sekitarmu??? Pernahkah kamu benar2 butuh kehadirannya tapi paling dia baru bisa datang besok, minggu depan, atau bahkan bulan depan??? Huuufffff… terdengar dangdut sekali memang, tapi itulah kenyataan yang aku (dan banyak orang di luar sana, termasuk pacarku itu) hadapi. Read the rest of this entry

Why don’t you just look at the complete painting???

Why don’t you just look at the complete painting???

Aku lelah berbagi cerita denganmu…

Aku kira bercerita dan bergosip bersamamu akan selalu menjadi gaya ‘bercinta’ favorit kita, yang kenikmatannya akan  melebihi gaya bercinta apapun yang ada di dalam Kamasutra. Tapi tidak untuk hari ini.

Aku tau kamu orang yang cerdas. Aku tau kamu mampu menganalisa setiap detil ceritaku.

Tapi untuk apa?

Untuk apa kamu menyalahkan setiap detil ceritaku???

Kita tidak sedang berada di perkuliahan yang menuntut aku untuk selalu bicara dengan data yang akurat!

Aku lelah untuk membahas asal muasal detil2 yang menurutku tidak penting dan bukan termasuk inti ceritaku.

Kenapa kamu sepertinya puas melihat aku terpojok karena detil2 yang salah???

Apa itu memang kesenanganmu???

Kamu melupakan inti cerita HANYA untuk memvalidasi detil2 yang sebenarnya hanya ‘ornamen’…

Kamu puas dengan itu???

Ini bukan kali yang pertama kamu membuatku merasa tak puas dengan hubungan kita.

KENAPA KAMU HANYA SIBUK MEMBAHAS DAN MEMPERHATIKAN DETIL WARNA YANG UKURANNYA PUN TAK LEBIH DARI BEBERAPA PIXEL DARIPADA MELIHATNYA SEBAGAI LUKISAN YANG UTUH???

Maaf aku lelah.

Aku butuh teman cerita yang lebih menyenangkan.

Kamu tak menyenangkan hari ini.

Quickie

Quickie

Sesampainya aku di Jakarta, kami menyempatkan untuk bertemu walaupun cuma sebentar. Ya, perjalanan dari kos2annya ditempuh dalam waktu kira2 1 jam, sama dengan waktu yang kutempuh utk terbang dari Jambi ke Jakarta. Kuperkirakan kami punya waktu 1 jam, ternyata ramainya orang di pesawat & di bandara, juga proses mengantri waktu mengurus pindah pesawat, membuat waktu banyak terpotong. Jadilah kami hanya bertemu selama setengah jam…

Ah sebel!!! Kenapa harus sesingkat itu. Kami cuma sempat mengobrol sebentar di KFC, padahal sudah sebulan lebih kami tak bertemu. Tapi apa boleh buat, GA 208 itu sudah menunggu di lintasan panjang…

Bulan depan insyaAllah dia mau balik ke Jogja. Mudah2an waktunya lebih panjang…

Keliling kota bersama Babaaayyy… :D

Keliling kota bersama Babaaayyy… :D

Minggu lalu Babay ke Jogja lhooooo… 5 hari dari Jumat sampe Sealasa. Owwwooooowwwww indahnya dunia. Tiap hari jalan2 sama Babay deehhhh…

.

Day 1 (Jumat, 17 Juli 2009)

Pagi2 Babay jemput aQ di koz sambil bawa The Harvest’s Chocolate Flakes pesenanku. Babay bawa bunga juga lhoooooo… hahaha,, romantis g siy,, :mrgreen: ,, abiz itu kami sarapan di Madurina. Yang paling membuatku syok adalah fakta bahwa Babay sudah jaauuuuuuhhh lebih kurus dari terakhir yang terakhir kami ketemu. Pas sarapan dia juga udah g gitu ngawur lagi makannya,, hehehe… Abiz dari Madurina kami ke House of Raminten, minum jamu. Babay minum STMJ, kayak kuli deh dia… hahaha,, mungQn dia menyadari tugas berat yg harus dia jalani klo sedang bersamaku,, :D Read the rest of this entry

Tentang Iryan & ImeL

Tentang Iryan & ImeL

Iryan & Imel itu adalah 2 org yg sedang pacaran. Si Imel itu tmn kosku. Imel anak Jakarta, sedangkan Iryan anak Jogja. Mereka berdua wisuda bln Mei kmrn, dan tibalah saatnya Imel untuk kembali ke kotanya tercinta…

Bbrp hari ini mreka berdua sering banget jln bareng. Ya emang sebelumnya juga sering siy, tapi belakangan koQ keliatannya lebih banyak muatan emosionalnya. Blom lagi kalo liat wall-to-wall di facebook mreka. Kayaknya tuw koQ beraaaaaaaaaaaat bgt bwt berpisah. Sebelumnya aQ sempet tanya ke Imel, “Brarti kalian bakal jauh2an donk…?”, dan Imel jwb “Iya mbak… gpp lah… 2 pcrku yg sebelumnya jg PJJ koQ… tapi ya itu……… akhirnya putus… tp yg ini insyaAllah bisa lah…” (dalem ati aq cuma bs bilang “Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnn…….”)

Klo ngliat mreka berdua, aQ jd inget pas Babay harus ke JKT tahun lalu. Bbrp bulan abiz wisuda dia keterima kerja dan harus pindah ke JKT. Rasanya sediiiiiiiiih bgt waktu itu, baru aja dkt bbrp bulan, dia harus pergi. Itu juga yg aQ rasain pas ngliat Iryan & Imel. Aq jd sedih sendiri, pdhl kyknya mreka baek2 aja (ya g tau juga siy,,).

Sabtu kmrn Imel resmi cabut dr kos2an, walopun br blk ke JKT minggu ini. Udah pamit2an juga. Si Iryan malah ikutan pamit, padahal di mah di Jokja2 aja. Tp abis itu dia blg, “Tapi kan aQ gak bakal ke sini lagi mbak…”. Duh… jd makin sedih aQ liatnya…

Aaaahhhhh…

Knapa ya aQ bisa seemosional ini…

It’s not about them…

It’s about me actually…

Beberapa hari sebelum Babay ke JKT (Charmy snow-ice nya juga udah tutp...)

Beberapa hari sebelum Babay ke JKT (Charmy snow-ice nya sekarang juga udah tutup...)

Kerinduan tiada taraaaa…

Kerinduan tiada taraaaa…

JuduL yang terLaLu dangdut yah,, hahahahaaaa…

Udah lama g ktmu dia. MungQn udah hampir 2 bulan, terakhir ya pas pemilu kmrn. Entah seperti apa wajahnya sekarang, masiy bunder g yah… hmmm…

Barusan ini sblm telponnya mati dia pamit bwt tidur, dia blg “Sayang, tidur dulu yah… sini tak cium dulu,, mwamwamwamwa…”. Gak lama kayaknya dia lgsung ketiduran… Kayaknya siy capek bgt, td sempet maen futsal abis isya’. MungQn karna dia gak mkn malam juga kali ya… Belakangan dia diet karna pgn nurunin berat badannya (kata dokter berat badannya over…). Lumayan ada hasilnya, udah turun beberapa kilo (katanya…).

Tadi aku sempet dengerin bentar suara nafasnya pas dia mulai terlelap…

Jadi bisa ngerasain capeknya… (sejak kapan aQ bisa menganalisa napas???)

Aq jadi ngebayangin dia ada di hadapanku… sedang tidur pulas dengan gaya tidurnya yg seperti bayi…

Badannya yg gendut itu… pasti keringetan karna pengapnya Jakarta… (untung g ijo, klo g lengkap sudah menjadi Shrek,,)

Mimpi apa ya dia… mudah2an bukan mimpi dikejar2 monster lagi (dia sering banget mimpi bgitu,,)

Jadi merasa bersalah…

Sayang… maaf ya klo belakangan aq suka sensitif… karna tingkat stresku yg tinggi, kmu malah sering jadi sasaran…

Kelelahanmu sekarang sebagian mungQn juga gara2 aq…

Gara2 aQ gak bisa kamu ajak berbagi…

Gara2 aQ gak bs jd teman bicara yang baik…

Maaf ya sayang…

Met tidur…

Moga2 besok pagi aQ bs bangun lebih awal & make a wake up call for you…