Tag Archives: food

Gadget-addicted mommy

Gadget-addicted mommy

Dari zaman abege aku memang sudah addicted sama segala hal yang berbau-bau teknologi. Menurutku teknologi itu memudahkan hidup dan membuat kita bisa menghemat banyak waktu. Sampai sekarang aku selalu berusaha up-to-date dengan gadget-gadget baru beserta optimalisasi fungsinya. Untuk sekarang karena sudah menjadi ibu, kebanyakan gadget kuisi dengan aplikasi yang membantu aktivitasku sehari-hari. Berikut ini beberapa apps yang pas buat gadget ibu-ibu :)

My Pregnancy Today
Aplikasi ini berguna sekali! Terutama untuk bumil newbie seperti aku (dulu). Setiap hari aku gak pernah ketinggalan info tentang kehamilan dan aku bisa memperkirakan tingkat perkembangan janin tiap minggunya. Aplikasi ini tersedia untuk apple OS & android. Read the rest of this entry

Raja & MPASI (2): 7 bulan

Raja & MPASI (2): 7 bulan

Horeeee sudah masuk bulan ke-2 MPASI… Saatnya Raja berkenalan dengan makanan-makanan baru. Secara berurutan Raja mulai mencoba wortel, bayam, jagung manis, labu siam, kabocha, & edamame. Buah-buahannya mulai dari pepaya, pear, pisang, jeruk, & avocado. Raja lahap sekali makannya! Mamih pun tertantang utk selalu meng-update menunya. :)

Minggu pertama bulan ke-7 ini Raja mencoba bubur saring beras+kentang+tomat+wortel. Untuk seminggu awal dia coba makan 2 kali sehari. Minggu berikutnya dia makan puree/jus buah di siang hari. Responnya baik dan makannya pun banyak.

Minggu berikutnya Raja kukenalkan dengan kaldu. Pertama-tama kaldu ayam dulu. Aku beli 1 ekor ayam kampung organik di supermarket, dibuat kaldu dan dibekukan dalam cetakan es bertutup. Kaldunya jadi banyak banget! Tapi sisanya untuk makanan orang rumah juga. Setelah kaldu ayam Raja mencoba kaldu daging. Alhamdulillah sejauh ini gak ada reaksi alergi. Berarti umur 8 bulan Raja siap makan daging-dagingan. 

Read the rest of this entry

Raja & MPASI (1): 6 bulan

Raja & MPASI (1): 6 bulan

Raja memulai MPASI-nya dengan serealia. Pilihan makanan pertama jatuh kepada beras karena risiko alerginya sangat minimal. Sebenarnya antara serealia ataupun buah/sayur sifatnya adalah pilihan yang masing-masing ada sisi positif dan negatifnya. Dokter spesialis anak yang biasanya kami kunjungi pun menyerahkan pilihan sepenuhnya kepada kami dengan memberi ‘rambu-rambu’ makanan apa saja yang berkemungkinan besar memicu alergi. Tetapi kenapa pada akhirnya aku pun memilih beras itu juga karena diwanti-wanti oleh neneknya Raja (mamaku). Kata beliau, kalau MPASI-nya dimulai dengan buah (yang notabene rasanya enak & manis), nantinya anak jadi sulit menerima rasa sayur-sayuran. Tapi itu sih katanya, pasti banyak juga kan yang mendengar ‘teori’ semacam ini? Hehehe… Read the rest of this entry

Raja’s first meal

Raja’s first meal

Akhirnya Raja sudah 6 bulaaan. Waktunya makaaaaannnn… ^^
Sejak beberapa minggu sebelum jadwal MPASI (Makanan Pendamping ASI) alat2 ‘tempur’ mulai disiapkan. Ada yang sedang mendekati jadwal pemberian makanan pertama bayinya? Mungkin alat2 berikut ini akan segera dibutuhkan… ;)

image

  1. Slowcooker (Takahi) yang 0,7 liter.
  2. Food processor + steamer (Philips Avent)
  3. Saringan (Akebonno). Sebenarnya ini potato masher. Baru kepake nanti kayaknya, kalau udah bisa makan bubur yg agak kasar. Untuk sekarang2 ini Raja masih pakai saringan yang lebih halus.
  4. Sendok silikon (Glass Lock)

    Read the rest of this entry

Il Verde: Pesto Fettuccine

Il Verde: Pesto Fettuccine

3 hari yang lalu sebelum suamiku ke Seoul, kami menyempatkan belanja ke supermarket. Betapa senangnyaaaa… ternyata sekarang sudah ada pesto yang sachetan, cukup buat 1-2 porsi sedang… ^^ Sebelumnya, aku taunya pesto itu botolan/kalengan. Kan sayang kalau butuhnya cuma sedikit tapi harus beli sebotol, mana harganya mahal.

Pesto itu saus khas dari Italia. Warnanya ada yang hijau dan ada yang merah/kecoklatan, tapi bahan dasarnya sama, yaitu daun basil. Kemarin itu aku belinya yang hijau. Sebenarnya bisa aja kalau kita mau bikin sendiri, dengan mencincang halus daun basil, dan dicampur dengan olive oil, garam, bawang putih halus, dan parmesan halus. Kadang juga ditambahkan almond cincang. Tapi ya agak repot kalau bikin sendiri. Pesto bisa digunakan untuk berbagai macam masakan, karena rasanya yang gurih dan warnanya yang cerah. Naaahh… kali ini resepnya untuk fettucine dulu ya… ;)

Read the rest of this entry

Mendadak bubur: Risotto!!!

Mendadak bubur: Risotto!!!

Orang hamil itu memang sulit diprediksi pengennya apa. Malam ini saja aku tiba-tiba pengen bubur! Coba deh, malam2 mau nyari bubur di mana? Pastinya yang dekat-dekat rumah sudah pada tutup. So, mau gak mau harus masak sendiri. Tadinya mau bikin bubur Manado, tapi kalo gak pakai ubi putih-kuning-ungu rasanya kurang mantap. Akhirnya bikin bubur a la Italia: Risotto. Yuk kita bikin… ;)

Meskipun tampilannya kacau, rasanya enak sekali dooonggg... ^^

Read the rest of this entry

Pukis manis kinyis-kinyis ;p

Pukis manis kinyis-kinyis ;p

Siapa gak tau pukis? Udah sana pindah aja dari Indonesia… hehehe…

Meskipun aku suka segala macam pukis, tapi menurutku pukis yang enak itu jarang ditemui. Biasanya terlalu manis, terlalu lembek, atau malah terlalu kaku. Makanya kali ini aku coba bikin sendiri dengan resep dari si emak. Alhamdulillah berhasil! ;)

Read the rest of this entry