Ya, sudah satu tahun kami menikah. Ternyata setahun terlewati juga, meskipun perjalanan kami lebih dari itu. Dan selama satu tahun ini banyak yang berubah dalam hidup kami…
Pertemuan dan pacaran
Kami pertama kali bertemu di sebuah rapat kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata). Waktu itu kami sama-sama sebagai ‘pemeran pengganti’, karena ada 2 anggota kelompok yang mengundurkan diri. Pertemanan kami berlanjut hingga setelah KKN. Waktu KKN itu aku sedang in-a-relationship dengan seseorang. Sesudahnya pun masih in-a-relationship. Tapi sekitar 1,5 tahun sesudahnya (akhir 2007), karena berbagai sebab, hubunganku dengan si pacar berakhir. Sejak putus, aku dan suamiku (yang waktu itu belum jadi suami) menjadi lebih akrab. Sampai akhirnya kami memutuskan untuk menseriuskan hubungan kami. Oiya, kami tidak punya tanggal jadian lho. Semua berjalan dan mengalir begitu saja. Tiba-tiba pacaran. Asik kan, gak kayak pacarannya ABG… ;p Read the rest of this entry


My daddy was a “quite-hard-to-deal-with” person. Yeah, he is, actually. He’s not a very wise kind of dad, just a practical dad who doesn’t want to give too much advice to his children. He took me to playgrounds, bought me toys, bought me Rubik’s cube (and he wished a 5-year-old me could solve it! Too much expectation on me… +.+), bought me candies or chocolates, and dropped me at school. It didn’t matter when I was a kid because I’d never wished to listen to a long preaches. I wasn’t a sweet kind of kid too, heehee.