Sepulang dari Milas beberapa hari yg lalu, aku sama Nyunyu melewati daerah yang sempat jadi ‘favorit’ kami dulu (when we were still young and Aufa was still virgin… heehee…). Yes, that was Jl. Ireda. Dulu aku dan 34 orang lainnya KKN di sekitar sana (daerah Keparakan). Kurang ‘macho’ memang, KKN kok di tengah kota. Tapi waktu itu kan cuma beberapa bulan setelah gempa, jadi masyarakat kota (bahkan perkantoran) pun membutuhkan kami… *alesan*





But now, when everything could be reached by internet and electronic journals are so easy to get, I rarely put my step on this place.