
Kalau bertemu dengan dokter anak, mungkin aku termasuk ibu2 yang pertanyaannya tak habis2 sehingga setiap pertemuan pasti bisa lebih dari 30 menit. Untungnya dokter spesialis anak yang biasa menangani urusan kesehatan Raja orangnya sabar dan menyenangkan untuk diajak berdiskusi. Yang berikut ini juga hasil diskusi dengan beliau.
Setiap check-up rutin yang biasanya sebulan sekali (berbarengan dengan jadwal imunisasi), dokter seringkali terlihat ‘kagum’ dengan perkembangan Raja yang terbilang lebih cepat jika dibandingkan dengan tabel perkembangan yang umumnya menjadi pedoman. Ukuran badannya pun bertambah dalam range yang baik (tidak kurang dan tidak berlebihan, walaupun banyak yang bilang Raja kelihatan gendut). Orang2 yang melihat Raja biasanya akan mengatakan hal yang sama. Tapi sebenarnya jika kulihat2, trend percepatan pertumbuhan & perkembangan semacam ini belakangan memang mulai sering terjadi.
Pertumbuhan dan perkembangan yang cepat dulunya sering diasosiasikan dengan fenomena ‘indigo’. Anak indigo memang berkembang cepat dalam beberapa aspek, dan ini akan menjadi hal yang menonjol nantinya. Namun jika dilihat fenomena yang ada sekarang, di mana bayi2 mencapai kemampuan motorik dan kognitif yang lebih cepat daripada yang umumnya terjadi, tidak semua dari mereka berujung pada diagnosa indigo. Ada fenomena yang jauh lebih besar daripada indigo: EVOLUSI.
Evolusi merujuk pada perubahan yang berlangsung secara perlahan dan bertahap dengan tujuan untuk menjadikannya lebih adaptif terhadap tuntutan lingkungan. Ini adalah proses yang alamiah dan merupakan bagian dari seleksi alam. Evolusi pada manusia sekarang mungkin sudah tidak se-’dramatis’ evolusi zaman pitekantropus dan megantropus yang di bahas di buku2 genetika, tapi bagaimanapun juga perubahan itu tetap terjadi. Kemampuan manusia sekarang sangat jauh lebih maju dibandingkan dengan manusia beberapa ratus tahun yang lalu, terutama dalam segi kognitif. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan manusia yang mulai beragam serta perubahan2 lingkungan yang menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi. So, sepertinya kita harus menyambut baik kemajuan2 yang dicapai oleh generasi2 setelah kita dan mengoptimalkannya supaya evolusi seperti ini terus berlanjut.
Aku jadi ingat dulu waktu masih SD (pertengahan tahun 90-an) aku pernah membaca sebuah artikel di koran tentang evolusi manusia. Dalam artikel itu disebutkan jenis2 manusia pra-Homo sapiens dan prediksi hasil evolusi di millenium ke-4. Waktu itu aku belum mendapatkan pelajaran sejarah evolusi yang kalau tidak salah baru dimulai di SMP, sehingga aku pun tidak terlalu paham apa yang kubaca. Yang jelas menurut artikel itu ada perubahan fisik yang diperkirakan akan terjadi, seperti perubahan bentuk tengkorak kepala dan postur tubuh. Yaa kalau tentang ini wallahualam sih, toh teori tentang manusia purba aja masih kontroversial. Hanya yang pasti sepertinya semboyan “Survival for the fittest” masih akan terus berlaku…
Cepet pinter ya Raja…
Posted from WordPress for Android